c. OHSAS / SMK3

Perbedaan OHSAS dan SMK3

Sebagaimana kita ketahui bahwa sistem manajemen K3 yang diimplementasikan di berbagai perusahaan berupa OHSAS 18001 dan SMK3. Kedua sistem sebenarnya sama tujuan utama yakni mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Namun, kedua sistem ini terdapat perbedaan yakni  sebagai berikut. :

PERBEDAAN

OHSAS 18001

SMK3

Penerapan OHSAS bersifat sukarela  Penerapan bersifat wajib (UU No.13/2003 & Permenaker 05/MEN/1996 ) 

Dokumen standar Inggris yang dipublikasikan pertama kali oleh British Standard Institute (BSI) pada April 2007

Dokumen acuan berupa peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah RI

 

Berlaku secara internasional  Berlaku dalam wilayah hukum RI 

Sertifikat pemenuhan diberikan oleh badan audit yang ditunjuk oleh organisasi

 

Sertifikat pemenuhan diberikan oleh badan audit yang ditunjuk oleh pemerintah

Hanya sertifikate yang diberikan jika berhasil dalam audit sertifikasi

Selain sertifikat, organisasi akan mendapatkan bendera K3 (emas/perak)

 

Tidak ada ketentuan sanksi jika tidak menerapkan Ada aspek/ketentuan sanksi terhadap pelanggaran

About andi wahyudin

Spesialist for Quality , Health, Safety & Environment ( QHSE) Rubber & Palm Oil Plantations

Diskusi

19 thoughts on “Perbedaan OHSAS dan SMK3

  1. ternyata simpel perbedaannya.
    terimakasih atas articlenya mas.

    Posted by kalibrasi | 22 Desember 2011, 1:33 pm
  2. Sertifikasi OHSAS 18001 ini biasanya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk meningkatkan image juga ya?

    Nice share pak

    Posted by asepsaiba.web.id | 29 Januari 2012, 9:31 am
  3. OHSAS 18001 bukan dari BSI pak, coba di cek lagi.. OHSAS dikembangkan oleh OHSAS Project Group, konsorsium 43 organisasi dari 28 negara.

    Posted by oulla | 6 Maret 2012, 12:36 pm
  4. Terima kasih atsa infonya pak..
    sekalian mau tny pak,
    1.Bendera k3 itu hanya bisa diperoleh dari kemenakertrans saja ya pak?
    2. Apakah perusahaan hrs memiliki departemen HSE maka br dpt dikatakan menerapkan K3 yg sesuai standarisasi?

    Terima kasih pak..

    Posted by PARIS | 12 Juli 2013, 6:12 pm
    • 1. Bendera K3 akan diberikan oleh KEMENAKETRANS yang didasarkan pada pencapaian audit SMK3 perusahaan oleh Badan Sertifikasi seperti Sucofindo.
      2. Idealnya setiap perusahaan punya HSE department sendiri. Hal ini karena aktivitas HSE tidak bisa dirangkap-rangkap oleh orang yang punya pekerjaan utama.

      Posted by andi wahyudin | 13 Juli 2013, 2:00 am
  5. maaf maksudnya ersamaan smk3 dengan OHSAS pak

    Posted by yarti | 23 September 2014, 1:25 pm
    • persamaannya , sama2 system manajemen yang mengelola K3 perusahaan. Baik SMK3 dan OHSAS meminta dibuat prosedur wajib seperti pengendalian dokumen, tanggap darurat, investigasi dan beberapa lainnya. Agar didalami klausul dan kriteria di kedua system tersebut.

      Posted by andi wahyudin | 23 September 2014, 2:23 pm
  6. Jika perusahaan sudah menerapkan OHSAS 18001,,apakah nantinya tetap diwajibkan untuk menerapkan SMK3??

    Terimakasih sblmnya,,

    Posted by agus indrawati | 10 November 2014, 3:00 am
    • di klausul 4.3.2 OHSAS 18001:2007 Legal & Other Requirement, meminta kita untuk mengidentifikasi PP K3 yg berlaku termasuk di negeri indonesia. Jadi SMK3 tetap menjadi wajib untuk diterapkan di setiap perusahaan walaupun sudah OHSAS Certified.

      Thx

      Posted by andi wahyudin | 10 November 2014, 4:24 am
  7. Pak, Jika perusahaan sudah menerapkan OHSAS dengan mengimplementasikan prosedur yang sangat sesuai dengan OHSAS, lalu perusahaan ingin sertifikasi SMK3, apakah prosedur perlu disesuaikan dengan SMK3? atau cukup dengan prosedur OHSAS yang telah kita susun tadi?

    Posted by Febri | 7 Januari 2015, 9:23 am
  8. Jika seperti pernyataan pada artikel di atas, maka hal mana yang terlebih dahulu harus di terapkan di perusahaan ??? Serta sebagai seorang mahasiswa peminatan K3, Pelatihan mana yang harus terlebih dahulu kita ikuti SMK3, OHSAS 18001, serta AK3U ?

    mohon penjelasannya

    Posted by tri putri | 15 April 2016, 2:04 pm
  9. Urun rembug pa..
    Kalau di perusahaan sudah ada tim P2K3 , kemudian ingin menjalankan OHSAS. Manakah langkah yang tepat membentuk tim baru atau tetap memakai tim P2K3 sebagai pelaksana OHSAS dan K3?
    Terima kasih sebelumnnya

    Posted by karnawan | 4 Mei 2016, 6:15 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: