b. ISO 14001

Prosedur Wajib ISO 14001

Dalam implementasi Sistem Manajemen Lingkungan ( SML ) di suatu perusahaan, terdapat sejumlah prosedur wajib dibuat sesuai dengan standar ISO 14001:2004 sebagai berikut : ( Download Standar ISO 14001:2004 )

1. Identifikasi aspek dan dampak lingkungan ==> 4.3.1

4.3.1 Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur untuk:

a)     mengidentifikasi  aspek  lingkungan  kegiatan,  produk  dan  jasa dalam   Iingkup   sistem manajemen   lingkungan,   yang   dapat dikendalikan dan yang dapat dipengaruhi  dengan memperhitungkan pembangunan yang direncanakan  atau  baru; kegiatan, produk dan jasa yang baru atau yang diubah; dan

b)     menentukan  aspek  yang  mempunyai  atau  dapat  mempunyai dampak  penting terhadap lingkungan (yaitu  aspek  lingkungan penting).

…dst….

2. Identifikasi dan Pemenuhan Peraturan ==> 4.3.2 ; 4.5.2

4.3.2 Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur untuk:

a)     mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang persyaratan peraturan  perundang-undangan  yang  berlaku  dan  persyaratan Iainnya  yang  diikuti   organisasi,  yang  terkait  dengan  aspek Iingkungannya; dan

b)     menentukan bagaimana persyaratan tersebut berlaku  terhadap aspek Iingkungannya.

…dst….

4.5.2.1 Sesuai dengan komitmen terhadap penaatan, organisasi harus menetapkan,  menerapkan  dan  memeliharaprosedur untuk  secara berkala   mengevaluasi   penaatan   terhadap   persyaratan   peraturan perundang-undangan yang berlaku.

…dst….

3. Komunikasi ==> 4.4.3

4.4.3 Berkaitan   dengan   aspek   lingkungan   dan   sistem    manajemen lingkungan,    organisasi    harus    menetapkan,  menerapkan  dan memelihara prosedur untuk:

a)     komunikasi internal antara tingkatan dan fungsi yang beragam di organisasi tersebut;

b)     menerima,  mendokumentasikan  dan  menanggapi   komunikasi yang terkait dari pihak eksternal yang berkepentingan.

….dst….

4. Pengendalian dokumen ==> 4.4.5

4.4.5 Dokumen yang diperlukan oleh sistem manajemen  Iingkungan dan standar  ini  harus  dikendalikan. Rekaman   adalah  jenis  dokumen khusus  dan  harus  dikendalikan  mengikuti  persyaratan  pada  butir 4.5.4.

 Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur untuk:

a)     menyetujui dokumen sebelum diterbitkan;

b)     meninjau dan memutakhirkan seperlunya serta menyetujui-ulang (reapprove) dokumen;

c)     memastikan agar perubahan dan status revisi dokumen terakhir dapat diidentifikasi;

d)     memastikan agar versi dokumen yang berlaku tersedia di tempat penggunaan;

e)     memastikan  agar  dokumen  tetap  terbaca  dan  dapat  segera diidentifikasi secara mudah;

f)   memastikan agar  dokumen yang berasal dari pihak  eksternal yang ditetapkan oleh organisasi sebagai dokumen penting untuk perencanaan   dan   operasi   sistem   manajemen   Iingkungan, diidentifikasi dan penyebarannya dikendalikan;

g)     mencegah penggunaan dokumen kadaluwarsa dan menerapkan identifikasi  yang  cocok  pada  dokumen   tersebut  bila  masih disimpan untuk maksud tertentu.

5. Tanggap darurat ==> 4.4.7

4.4.7 Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur untuk mengidentifikasi potensi situasi darurat dan  kecelakaan, yang dapat menimbulkan dampak Iingkungan  serta bagaimana organisasi akan menanggapinya.

…dst….

6. Pemantauan dan Pengukuran Lingkungan ==> 4.5.1

4.5.1 Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur untuk mengidentifikasi potensi situasi darurat dan  kecelakaan, yang dapat menimbulkan dampak Iingkungan  serta bagaimana organisasi akan menanggapinya.

…dst…

7. Ketidaksesuaian, Tindakan koreksi dan tindakan pencegahan ==> 4.5.3

4.5.3 Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur untuk menangani ketidaksesuaian yang  potensial maupun yang  nyata  terjadi  serta  melaksanakan   tindakan  perbaikan dan tindakan pencegahan.  Prosedur  tersebut  harus  menjelaskan persyaratan untuk:

a)     mengidentifikasi  dan melaksanakan    koreksi     terhadap ketidaksesuaian  dan melaksanakan  tindakan  untuk  mengatasi dampak lingkungan yang timbul;

b)     menyelidiki  ketidaksesuaian,  menemukan   penyebabnya   dan melaksanakan  tindakan   untuk  menghindari terulangnya ketidaksesuaian;

c)     mengevaluasi   keperluan    untuk    melaksanakan    tindakan pencegahan ketidaksesuaian dan menerapkan   tindakan   yang   memadai   untuk    menghindari terjadinya ketidaksesuaian;

d)     merekam  hasil  tindakan  perbaikan  dan  tindakan  pencegahan yang telah dilaksanakan; dan

e)     meninjau    efektivitas    tindakan    perbaikan  dan  tindakan pencegahan yang telah dilaksanakan.

…dst….

8. Pengendalian rekaman ==> 4.5.4

4.5.4 Organisasi   harus   menetapkan   dan   memelihara   rekaman   yang diperlukan   untuk   menunjukkan   pemenuhan   persyaratan   sistem manajemen lingkungannya dan standar ini, serta hasil yang dicapai.

Organisasi harus menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur untuk pengidentifikasian, penyimpanan,  perlindungan, pengambilan, penahanan (retention), dan pembuangan rekaman.

Rekaman harus tetap terbaca, teridentifikasi dan terlacak.

9. Audit ==> 4.5.5

Organisasi harus memastikan bahwa audit internal terhadap sistem manajemen  lingkungan   dilaksanakan   pada   jangka   waktu   yang direncanakan untuk:

a) menentukan apakah sistem manajemen lingkungan

1)   memenuhi    pengaturan    yang    direncanakan    untuk manajemen lingkungan termasuk persyaratan  standar ini; dan

2)     telah diterapkan dan dipelihara secara memadai, serta

b) menyediakan informasi hasil audit bagi manajemen

Program audit harus direncanakan, ditetapkan, diterapkan dan dipelihara oleh organisasi, dengan mempertimbangkan tingkat kepentingan berbagai operasi dari sisi lingkungan serta hasil audit sebelumnya.

Prosedur  audit  harus  ditetapkan,  diterapkan  dan  dipelihara,  yang memuat:

–     tanggungjawab   dan   persyaratan   untuk   perencanaan    dan pelaksanaan audit, pelaporan hasil dan  penyimpanan rekaman yang terkait;

–     penentuan kriteria, lingkup, frekuensi dan metode audit.

Pemilihan   auditor   dan   pelaksanaan    audit   harus    memelihara objektivitas dan kenetralan proses audit.

Ada beberapa prosedur yang ternyata tidak diwajibkan dalam implementasi sistem manajemen lingkungan ISO 14001:2004 tetapi sering dipunyai oleh perusahaan misalnya adalah “Prosedur tinjauan manajemen” . Prosedur ini tidak menjadi keharusan dalam persyaratan yang menjadi keharusannya adalah implementasi tinjauan manajemen, pokok bahasan tinjauan manajemen serta penyimpanan catatannya. Mengingat pentingnya metode dan tata cara pelaksanaannya maka banyak konsultan mewajibkan membuat prosedur ini untuk memastikan proses tinjauan manajemen berjalan sesuai dengan persyaratan.

About andi wahyudin

Spesialist for Quality , Health, Safety & Environment ( QHSE) Rubber & Palm Oil Plantations

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: