3. QHSE Opinion

Strategi Pengelolaan Lingkungan Untuk Keberlanjutan BSP*

”Pembangunan berkelanjutan adalah upaya sadar dan terencana yang memadukan aspek lingkungan hidup, sosial, dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan . ( UU RI no 32 Tahun 2009 – PPLH )”

*Tulisan Lomba karya Tulis 100 Tahun BSP

Konsep pembangunan berkelanjutan ( sustainable development ) menjadi suatu keharusan untuk diterapkan dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks problematikanya. Sekarang, setiap perusahaan bukan hanya dituntut mencapai kinerja ekonomi yang baik dengan keuntungan finansial yang optimum. Namun, juga dituntut untuk mencapai kinerja lingkungan dan sosial yang baik. Perusahaan yang ingin eksis dan terus berlanjut, harus mampu menunjukan kinerja ekonomi yang terintegrasi dengan kinerja lingkungan dan sosial secara memuaskan.

Dengan pembangunan yang terus berkembang, masalah lingkungan hidup mendapat sorotan tajam bagi para pemangku kepentingan (stakeholder). Masyarakat semakin sadar bahwa lingkungan hidup yang nyaman, aman dan sehat merupakan kebutuhan hidup yang utama. Timbulnya pencemaran / kerusakan lingkungan hidup baik di udara, air dan tanah, menjadi problem yang harus dikelola dengan baik. Dunia industri sebagai salah satu kontributor dalam pencemaran / kerusakan lingkungan, harus bertanggungjawab untuk mencegah, mengurangi dan menanggulangi limbah yang dihasilkannya. Disinilah peran perusahaan untuk menunjukan kinerja lingkungan dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup yang baik.

Di lain pihak, pemerintah sudah mempunyai inisiatif yang baik dalam pembenahan problem lingkungan hidup yakni dengan terbitnya Undang-undang Republik Indonesia No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup ( PPLH )  yang menggantikan Undang Undang No 23  Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Salah satu isi pokok didalam undang-undang PPLH tersebut, dinyatakan secara tegas mengenai sangsi administratif dan sangsi pidana bagi para pelanggar / perusak lingkungan termasuk kelalaian setiap pejabat yang berwenang melakukan pengawasan lingkungan.

Diharapkan Undang-Undang PPLH tersebut, mampu menjadi stimulator lebih kuat kepada setiap perusahaan untuk memperbaiki pengelolaan lingkungannya. Terwujudnya perusahaan yang ramah lingkungan ( Environmental Friendly ), seharusnya menjadi sebuah kebutuhan setiap perusahaan, bukan hanya sekedar kewajiban untuk memenuhi regulasi yang ada.

Strategi dalam Pengelolaan Lingkungan

Sebagai salah satu perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia , PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk ( BSP ) harus menyikapi problem lingkungan dengan serius. Perlu pembuktian kepada para pemangku kepentingan bahwa manajemen BSP dan para pemegang sahamnya mempunyai komitmen dan kepedulian tinggi terhadap masalah lingkungan.

Sasaran utama dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah mencegah dan atau mengurangi tingkat pencemaran lingkungan serta optimalisasi pemakaian sumber daya alam baik yang terbaharukan ( renewable resouces ) ataupun tak terbaharukan ( unrenewable resources ) dalam operasional perusahaan.

Adapun strategi pengelolaan lingkungan hidup yang dapat dilaksanakan adalah sebagai berikut :

1.      Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan secara Efektif

Sebagai sebuah perusahaan yang sudah menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ( SML ) ISO 14001: 2004, BSP harus memastikan bahwa PDCA Cycle sebagai konsep dasar SML harus selalu berputar sehingga perbaikan berkelanjutan ( Continous Improvement ) lingkungan selalu ada. Dengan demikian, penerapan SML akan memberikan nilai tambah ( Value Added ) bagi perusahaan.

2.      Penggunaan Teknologi Ramah Lingkungan

Tidak ada limbah baik cair, padat ataupun gas yang terbuang ke lingkungan ( Zero Waste ) adalah harapan kita. Inovasi teknologi yang ramah lingkungan sangat dibutuhkan  dalam menjalankan operasional perusahaan.

Teknologi dengan penggunaan bahan kimia, air, bahan bakar ataupun listrik yang efektif dan efisien, diharapkan dapat mengurangi limbah yang terbentuk. Investasi modal harus dialokasikan oleh BSP secara memadai untuk penerapan teknologi yang tersedia.

3.      Aktif dalam Sertifikasi dan Program Lingkungan

Pengelolaan lingkungan BSP akan semakin baik, jika selalu aktif dalam perkembangan sertifikasi / program lingkungan yang ada seperti PROPER ( Program Penilaian Peringkat Kinerja Lingkungan Perusahaan ), RSPO ( Roundtable on Sustainable Palm Oil ), CDM ( Clean Development Mechanisme ) atau SCCS ( Supply Chain Certification System ).

Penutup

Keberlanjutan lingkungan merupakan kebutuhan perusahaan. Tanpa keberlanjutan lingkungan, tidak akan ada keberlanjutan perusahaan. Manajemen BSP dan pemegang sahamnya harus mempunyai komitmen dan kepedulian dalam mewujudkan lingkungan yang lestari.

Kita berharap, BSP diusainya yang ke 100 tahun, terus melakukan upaya perbaikan dalam pengelolaan lingkungan hidup secara terus menerus. Menjadi perusahaan yang ramah lingkungan adalah harapan kita bersama.

Semoga BSP selalu berlanjut dalam kesuksesan, semakin jaya dan tangguh dalam mengarungi samudera kehidupan yang semakin berat untuk dilalui. Amin.

Referensi :                                          

Deputy Menteri Lingkungan Hidup Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. ( 2010 ).  Buku : ” Sekilas Tentang Amdal ”  , Jakarta.

International Standar ISO 14001: 2004, ” Environmental Management System – Requirement With Guidance for Use

Rudy Yuwono, Endro Adinugroho. ( 2006 ) “ Buku Pegangan Manager Pengendalian Pencemaran Air “, Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Jawa Barat.

About andi wahyudin

Spesialist for Quality , Health, Safety & Environment ( QHSE) Rubber & Palm Oil Plantations

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: