e. QHSE Integrated

Perbedaan Controlled Copy dan Uncontrolled Copy

Dalam penerapan Sistem Manajemen Mutu ( ISO 9001:2008 ), Sistem Manajemen Lingkungan ( ISO 14001:2004 ) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( SMK3/OHSAS 18001 : 2007) terdapat istilah Controlled Copy / Document atau Uncontrolled Copy / Document.  Apa sih perbedaannya?

Controlled Copy / Document adalah dokumen yang sedang berlaku, pendistribusiannya dikontrol dan dimonitoring oleh Document Central Controller ( DCC ), apabila tidak digunakan lagi, maka harus ditarik dari si pengguna. Biasanya pemberian stempel controlled copy / document diperuntukan untuk dokumen yang sedang digunakan. Contoh dokumen berupa manual mutu, seluruh prosedur / SOP, Instruksi Kerja dan formulir baku yg masih digunakan dan dijadikan panduan proses kerja.

Uncontrolled Copy / Document adalah dokumen yang tidak perlu dilakukan pengawasan secara menyeluruh dan tidak perlu ditarik dari si pengguna apabila dokumen tersebut sudah tidak digunakan lagi  ( Kadaluarsa ) atau ada perubahan terhadap dokumen tersebut. Pemberian stempel uncontrolled copy / document digunakan apabila kita hendak memberikan dokumen ke pihak luar yg membutuhkan. Contohnya mahasiswa yang melakukan Kerja Praktek yang minta prosedur sebagai contoh panduan kerja untuk dilampirkan di laporan Kerja Prakteknya.

Terima Kasih,

Andi Wahyudin

About andi wahyudin

Spesialist for Quality , Health, Safety & Environment ( QHSE) Rubber & Palm Oil Plantations

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: