e. QHSE Integrated

Sinergi Program CSR dan Manajemen Lingkungan

Beberapa hari yang lalu, saya mengikuti sosialisasi program CSR untuk masyarakat di sekitar perusahaan PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Kisaran Sumatera Utara. Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan oleh manajemen PT. BSP tbk mengenai pelaksanaan Program CSR yang diberi nama PERKASA ( Pemberdayaan Masyarakat Kebun Karet , Kelapa Sawit dan Oleokimia ) . Dengan adanya Program PERKASA ini, akan lebih mengoptimalkan program CSR yakni dengan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam menetapkan program-program CSR perusahaan.

Tentang CSR ( Corporate Social Responsibility ) atau Tanggungjawab Sosial Perusahaan, tentunya rekan2 praktisi QHSE sudah banyak mengetahuinya. Setiap perusahaan terutama yang Tbk di Indonesia, sudah sering kita dengar mempromosikan kegiatan CSR perusahaannya. Sesuai judul diatas, saya coba menyampaikan sisi lain tentang kegiatan CSR sendiri yakni bagaimana mensinergikan antara Program CSR dan Program Manajemen Lingkungan yang biasa dibuat sebuah perusahaan yang telah menerapkan ISO 14001 atau RSPO.

Dalam kegiatan CSR, dua bidang yang biasanya dilaksanakan perusahaan yakni berupa bidang SOSIAL seperti program ekonomi, pendidikan, keolahragaan, keagamaan dll serta bidang LINGKUNGAN. Adapun personil khusus perusahaan yang melaksanakan kegiatan CSR yakni CSR Analyst/Officer. Tugasnya antara lain mengidentifikasi dan menilai aspek sosial dan lingkungan masyarakat untuk pembuatan program-program CSR tahunan. program CSR yang dibuat, sesuai prioritas kebutuhan di masyarakat dan kemampuan perusahaan dalam melaksanakannya.

Adapun terkait Lingkungan, personil perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan dan RSPO mempunyai Environment / HSE / Quality Assurance Officer. Dalam rangka kesuksesan program CSR Bidang Lingkungan dan Program Manajemen Lingkungan, mereka harus saling bersinergi. Kerjasama antara CSR Analyst dan HSE Officer yang baik, akan menghasilkan program-program CSR bidang lingkungan yang unggul dan tepat sasaran ke masyarakat.

Bagaimana CSR Analyst dan HSE Officer bersinergi, maka dapat mengacu kepada Pedoman CSR bidang Lingkungan berikut ini:

Supaya tambah mantap…dan sebagai tambahan ilmu bagi rekan2 QHSE, saya sampaikan juga dasar hukum tentang kewajiban Program CSR oleh perusahaan sebagai berikut :

TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN

PERSEROAAN TERBATAS

( UU No 40 Tahun 2007 )

Pasal 74

(1) Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

(2) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kewajiban Perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.

(3) Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan diatur dengan peraturan pemerintah.

Peraturan yang lebih tegas, dapat kita lihat di UU No 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal pasal 15 huruf b disebutkan, setiap penanam modal berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan. Jika tidak, maka dapat dikenai sanksi mulai dari peringatan tertulis, pembatasan kegiatan usaha, pembekuan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal, atau pencabutan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal (pasal 34 ayat (1) UU PM).

Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat kutipan berikut :

HAK, KEWAJIBAN, DAN TANGGUNG JAWAB

PENANAMAN MODAL

( UU No 25 Tahun 2007 )

Pasal 15

Setiap penanam modal berkewajiban :

a. menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik;

b. melaksanakan tanggungjawab sosial perusahaan;

c. membuat laporan tentang kegiatan penanaman modal dan menyampaikannya kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal.

d. menghormati tradisi budaya masyarakat sekitar lokasi kegiatan usaha penanaman modal; dan

e. mematuhi semua ketentuan peraturan perundang- undangan.

Ketentuan mana yang mengatur tentang sanksi jika Badan Usaha atau Usaha Perseorangan tidak melaksanakan tanggungjawab sosial perusahaan, dapat dilihat kutipan berikut…

SANKSI

( UU No 25 Tahun 2007 )

Pasal 34

(1) Badan usaha atau usaha perseorangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 yang tidak memenuhi kewajiban sebagaimana ditentukan dalam Pasal 15 dapat dikenai sanksi administratif berupa:

a. peringatan tertulis;

b. pembatasan kegiatan usaha;

c. pembekuan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal; atau

d. pencabutan kegiatan usaha dan/atau fasilitas penanaman modal.

(2) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh instansi atau lembaga yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(3) Selain dikenai sanksi administratif, badan usaha atau usaha perseorangan dapat dikenai sanksi lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB

PERSEROAAN TERBATAS

(PP No 47 Tahun 2012)

Pasal 2

Setiap Perseroan selaku subjek hukum mempunyai tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Pasal 3

(1) Tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 menjadi kewajiban bagi Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan / atau berkaitan dengan sumber daya alam berdasarkan Undang-Undang

(2) Kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan baik di dalam maupun di luar lingkungan Perseroan.

Terima Kasih,

Salam QHSE

Andi wahyudin

Reff. : http://csrprolingkungan.blogspot.com/

About andi wahyudin

Spesialist for Quality , Health, Safety & Environment ( QHSE) Rubber & Palm Oil Plantations

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: